Tawa
Dalam Airmata
Ada yang tidak kumengerti bahwa dibalik keceriaan
dan tawa itu ada putus asa yang ditutupi. Aku pikir bahagia selalu milikmu,
apapun yang kau minta, apapun yang kau inginkan selalu langsung kau dapatkan,
tidak seperti aku yang selalu harus menunggu dan menunggu. Kulihat kau tertawa
setiap hari, seakan beban hidupmu tidak ada. Walaupun terkadang kau terlihat
diam, murung dan tak bersahabat kau pasti akan tetap bisa tertawa bersama
sesuatu yang menjadi hobbymu.
Ahhh.. aku iri padamu!
Iya, aku selalu ingin seperti dirimu, cantik,
pintar, bahagia, ceria, supel dan asyik. Tapi hari ini aku tahu sesuatu tentang
kamu. Tentang kau yang tak selalu bahagia, tentang kau yang menangis dalam
senyumanmu, tentang kau yang begitu sangat putus asa dibalik kata fighting yang
selalu kau gunakan untuk menyemangati diri.
“Maaf, aku menyentuh barang pribadimu. Membaca
sebagian dari isi hatimu yang mungkin kau tak mengizinkan siapapun
mengetahuinya”
Itu kata yang ingin aku ucapkan seandainya mulutku
bisa berbicara tentang penyesalan terdalam mengenai perilaku burukku hari ini.
Aku benar-benar menyesal. Tapi aku tidak
bisa melakukan apa-apa.
Lupakan tentang penyesalanku yang tidak terkata,
jujur saat ini aku ingin menghiburmu. Menjadi penyemangat layaknya sahabat.
Tapi apa? Lagi-lagi aku tak bisa melakukan apa-apa. Aku terlalu malu untuk
menjadi sosok yang tiba-tiba begitu hangat denganmu, padahal sebelumnya kita
hanya teman biasa. Aku berdoa, semoga Tuhan menenagkan hatimu, menguatkan
keteguhan jiwamu supaya kelak tak ada lagi kata “aku ingin mengakhiri semuanya saat ini” didalam diarymu. Kau
mungkin tak akan memafkan jika tau kelancanganku, aku maklumi itu. Tapi aku
sungguh-sungguh dengan doaku dan penyesalan yang kusimpan rapi di dalam hati.
Jika esok hari masih menjadi milikmu, semoga hari itu menyenangkan. Jika
esoknya harinya lagi masih menjadi milikmu, semoga harimu membahagiakan. Jangan
putus asa kawan. Aku mendoakan hari-hari selanjutnya yang Allah berikan padamu.
Saat mengakhiri ini, aku siap menerima antara kemarahan dan kemaafan yang akan
kau berikan. Be fight L ! J
Komentar
Posting Komentar