Langsung ke konten utama

Cerite Kite



BM’V
(Lime Boedak Melayoe)


Tok Azwan. Si budak bengkalis satu ni nama aslinya Azwan. Udah ketebak? Iyuppp benar.. 100 buat kamu, dan 200 buat saya. “Dia laki-laki”. Dia paling tampan diantara kami berlima. Kalian tahu? Biasanya makhluk tampan selalu identik dengan cool dan sejenisnya. Tapi tidak dengan yang satu ini. Dia paling “joyah” atawa “cerewet” diantara kami berlima. Kalian tahu? Joyah itu identik dengan perempuan. Hhhee. Don’t judge anything guys!. Hobbynya ngaji dan nyanyi. Beberapa waktu yang lalu dia pernah bilang “cite-cite aku dulu jadi artis nasional, tamat kuliah aje buat album, konser kemane-mane”. Di waktu yang lain dia bilang “cite-cite aku jadi Qori internasional”.  Sebagai cucu-cucu tok yang comel-comel, kami berempat selalu akan meng “Aamiin” kan apapun cita-citanya. Makanan kesukaanya, ayam gulai. Tak kira dimanapun amperanya, lauknya selalu saja sama. Heii, dia jago masak loh! Kemarin pas kita berlima ngumpul dia yang masak lauk dan kami yang makan. “Terimekaseh atok”. Ohh ya, hampir saja lupa.. ada satu bukti yang menyatakan bahwa dia paling tampan diantara kami berlima. Kalian tahu apa itu? Iya,, dia selalu jadi idaman wanita dimana-mana. “Cieee atok, nak pilih Nek yang mane buat kami?”  Yang i pertame dapat kite makan sate gratis hari-hari, yang i satu lagi dapatlah antar makan kad posko KKN, kan tak jaoh” Hhhheee... Just Kidding tok!
Shika. Budak Dabo’ Singkep ni nama lengkapnya Selly Siska Mey Chella. Panjang kan? Kalau pas ujian nasional dia yang terakhir kelar. Waktu yang dia butuhkan buat ngitemin nama cukup buat kita ngejawab 5 soalan. Hheee... Dia paling suka dipanggil Shika. Tahu kenapa? Nih jawabannya “hhe, serase comel dipanggel macam tu”. Shika memang comel, lihat lah dia paling kecil body nya diantara kami berlima. Tapi jangan salah, tiang listrik belakang rumah kalah. Walaupun kecil-kecil gitu, tingginya setinggi galah. Hhe.. lagi-lagi just kidding shika comel. Selain paling kecil, dia juga paling muda dan paling bijak. Hobbynya membaca mungkin, internetan mungkin. Lha kok mungkin?. Ini alasannya “siska tak suke membace kadang-kadang”. Aneh ya? Tidak. Dia tidak aneh, tapi unik. Paling suka ice cream dan chocolate, kalau mau makan keduanya ajak aja siska, Insha’Allah nggak bakalan nolak. Sukanya makanan yang pedas-pedas, selesai makan bukan sibuk kepedasan tapi sibuk tangannya kepanasan. Aneh? Tidak! Dia unik. Banyak keunikan-keunikan siska lainnya, yang pasti dia istimewa. Tanya tentang cita-cita, sampai sekarang aku belum pernah mendengar pasti apa yang benar-benar dicita-citakannya. Menjadi konselor muda, Insha’Allah. Oh ya... Si comel satu ini, semangat perjuangan pendidikannya pantas untuk ditiru. Terakhir dia mengeluh “serase malas menjelang semester akhir ni” . Kalian tahu? Dibalik kata malas yang dia ucapkan, masih ada kerajinan yang dia tunjukkan. Apapun juga, kalau ada yang mau berpesan dengannya, tolong sisipkan kalimat ini “Jangan lupe makan shika. Makan yang banyak tau”. Kalian tahu kenapa? Karena dia paling susah makan. “Hhee.. senyum siket ka, haa.. macam tulah baru nampak comel. Sayang Sikha” ;)
Mak Yam, Budak asal Siak ni nama lengkapnya Misrah. Si penyuka warna hijau ini paling doyan makan terutama nasi. Kalo udah makan nasi, porsinya dia 2 kali lipat dari yang lainnya. Tapi anehnya, selain dari nasi dia makannya main-main, bahkan pernah tuh ya makan lontong sepiring 2 jam baru habis. Makan nasi 2 piring nggak sampe 10 menit udah habis. Hheehee.. mak yam mak yam... Soal hobby sepertinya sulit dideteksi, mau dibilang hobby baca kayaknya nggak pernah betah dipustaka, mau dibilang hobby nonton selalunya film yang nontonin dia tidur, terus apa hobbynya? Ontahlah Misrah.. Misrah.. heheee.  Ngomongin soal cita-citanya juga kurang pasti, tapi yang pasti setelah mengenakan titel sarjana, Insha’Allah dia berkeinginan mengabdi di kampungnya. Ceileehhh Misrah, semoga kesampaian cita-cita mulianya. Aamiin ;) hheee.. Misrah ini sedikit ceroboh, kecerobohannya ini sering mengundang kejahilan kami untuk mengusiknya. Pernah pada suatu hari, dia datang sedikit terlambat, begitu sampai dikampus dia meletakkan kunci motornya diatas meja begitu saja, lantas ku sembunyikan dibalik telapak tangan selama dua jam. Begitu pulang, dia kebingungan mencari kuncinya. Pernah juga dia meletakkan handphonenya sembarangan, timbul niat jahil dan kali ini kejahilan itu munculnya dari Umsa, handphone itu disembunyikannya, pada saat mata kuliah hampir dimulai, Mak yam memulainnya dengan kebingunan, kesana kemari mencari, kesana sini bertanya hingga akhirnya dia tampak pasrah bersama keringat membasahi matanya yang mulai sedikit memerah, nangis? Ohh, tentu tidak! Misrah tidak menangis untuk hal-hal seperti itu. Mau tahu kapan Misrah nangis? Hhee.. Bikin Misrah nangis itu gampang, cukup dengan satu kalimat saja. Kalian tahu kalimat apa? “Kematian”. Ya.. untuk beberapa hal saat ditanyai mengenai kematian, Misrah akan menangis. Gini nih situasi yang pernah terjadi. Waktu itu kami pulang dari perjalanan studi ke Bengkalis, saat dipejalanan kami menemukan sebuah rumah yang sedang berduka dengan bendera putih berkibar didepanya. Sikha iseng bertanya “Mak yam, kalau kha esok mati macam mane?”. Dan kalian tahu apa reaksi yang terjadi, Wajah Misrah mendadak berubah, airmata mulai membasahi pipi seiring kalimat manjanya “janganlah cakap macam tu”. Hihi.. masih ingat mase tu? Mase tu mak yam nampak comel sangat. Ohh ya kalian tahu apa yang terjadi selanjutnya dengan handphone Misrah tadi? Si Umsa yang memang baik mengembalikannya sepersekian menit lebih cepat sebelum keringat mata Misrah bergulir dipipi. Hhhee.. Comel aje perangai mike orang kan, semoge ini selalu terkenang Makyam Sayang.
Umsa. Yang ini nama aslinya Ummul Sakinah. Aslinya dari Rupat, Bengkalis. Mulai darimana ya cerita tentang Umsa? *mikir bentar*.. Hhee, Okehh, udah ketemu. Kita mulai dari keterlambatan. Kali ini kita akan mengkaji melalui pendekatan kuantitatif, melihat bagaimana hubungan Keterlambatan dan Umsa.. Hhee.. Lupain tentang kekonyolan sok berpendidikan barusan ya kawan-kawan. :D. Balik lagi ke topik Umsa, kalau disebut namanya 2 hal yang selalu diingat orang, kalian tahu apa? Pertama tentang cantiknya dia yang mirip sekali wanita arab dan tentang keterlambatannya yang bertanggung jawab. Keterlambatan yang bertanggung jawab? Loh kok bisa? Hhee.. itulah hebatnya Umsa, dia selalu terlambat, tidak kira dimana, masuk kelas kuliah, kumpul bareng ngerjain tugas, jalan-jalan atau apa saja dia tidak pernah yang namanya tidak terlambat. Pas ada yang nyeloroh bilang “umul ni selalu aje lambat”. Kalian tahu apa jawabannya, dengan enteng dia bakalan bilang “Kalau tak telambat, tu bukan saye”. Hhee.. Peace Umsa ;) Biarpun begitu, ketika terlambat dia tidak pernah memberi alasan yang menyalahkan orang, selalu dia menanggungnya sendiri, nah Bertanggung jawabkan? Hhee.. Si cantik bernuansa arab ini doyan makanan yang super duper pedas, pernah tuh ya kami sarapan pagi makan mie ayam, dia mencurahkan entah berapa sendok sambal kedalam mangkuknya, walhasil selesai makan wajahnya merah padam, keringatnya berkucuran, dan tidak tahu bagaimana kabar perutnya didalam. Semoga saja tidak terejut ya. Heheee. Si cantik ini selalu tersenyum dan terkadang jarang sekali berbicara, tapi suaranya yang berlogat seperti arab itu selalu terdengar menyenangkan ditelinga.. sayang umsa ;)
Suri. Kalian sudah tahu tentunya, nama lengkapnya? Suriyati.. Iya, itu dia nama lengkapnya. Siapa dia? Itu tuh, ncik comel yang memang comel. Hhee.. Abaikan saja kepedean yang tak bertempat barusan ya kawan-kawan. Personil BM’V yang terakhir ini asli membingungkan, sebenarnya dia bukan budak melayu. Didalam darahnya mengalir kental darah Jawa, tapi lucunya bahkan dia kesulitan sekali untuk berbicara menggunakan bahasa Jawa. Cerita tentang hobbynya, dia hobby sekali menulis. Apa saja ditulisnya kecuali pelajaran. Meskipun dia suka nulis, tapi dia paling anti menulis pelajaran. Walhasil catatannya selama satu semester belakangan, Asli. Bersih total :D Hhhee.. dasar pemalas!. Ahh.. abaikan saja kalimat semacam itu ya kawan-kawan :D Kita lanjut cerita tentang Suri, dia adalah sedikit kebalikan dari gambaran Sikha, Kalau Sikha tinggi semampai tak berdaging. Suri ini Sipendek gemuk daging merata.. Hahaaa Astagfirullah, perumpamaan semacam apa itu? Entahlah.. abaikan saja, yang penting kalian mengerti maksudnya bukan. Kalau kalian bertemu dengannya, berpesanlah seperti ini “Diet lah suri, sebelum berat awak mencukupi takaran kurban tahun depan” hhee.. semoge pesan macam tu boleh bagi motivasi buat die untuk kuruskan siket badan :D
Kalimat terakhir ini dari saya sebagai pengamat pertama penulisan ingin mengucapkan “terimekaseh Atok, Sikha, Makyam, Umsa, dah terime saye jadi kawan, selalu bagi sokongan, motivasi dan kehangatan dalam ikatan persahabatan. Sayang mike orang sangat-sangat :* .. Jangan bosan layan perangai saye yang banyak ragam. Maaf kalau terkadang saye buat kesal dan tak menyenagkan. Maaf teramat sangat kalau saye selalu berkelaku macam budak-budak, banyak kehendak tapi tak melayan kehendak mike orang. Saye harap kite semue boleh senantiase ade macam mane sebuah keluarge, macam adik beradik, saling menegur dalam kebaikan, saling nasihat dan tunjuk ajar sepatutnye dan saling sokong dalam apepun hal yang kite lalui. Semoge persahabatn kite ni boleh kite bawa sampai ke Jan’nah. Aamiin Ya Robbal Alamin”
Kali ini, teramat besar harapan saye sekire nye “Aamiin Ya Robbal Alamin” kite senantiase same dalam doa yang satu ini “YA Allah, permudahkanlah dan perkenankanlah topi hitam bertali itu melingkar dikepala kami berlima disaat yang sama tahun depan (2016)”. Bukan hanya sekedar sarjana biasa. Semoga sarjana berprestasi dan berpotensi semoga menjadi gelar milik kita. Figthing! Poke BM’V.. sayang mike orang :*


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diary Comel

LAKI-LAKI TADI PAGI oleh : suriyati Bengkalis, 03 Desember 2015 Kulirik handphone, 07:06 WIB Berangkat dengan Selly Sisca MC mengendarai si Ijo kesayangan Misrah menuju Kantor Kementerian Agama Kab.Bengkalis yang jaraknya hanya 5 menit perjalanan dengan kecepatan rendah. Kunikmati perjalanan pagi di sepanjang jalan kelapapati darat ini dalam keheningan. Tak ada pembicaraan dan suara perbualan basa basi seperti biasanya. Aku tertegun, Bola mataku terpaut pada sebuah pemandangan yang sungguh indah. “Seorang laki-laki yang menakjubkan” Bathinku. Tiba-tiba saja aku teringat akan laki-laki terhebat dirumah yang saat ini tengah membanting tulang untuk isteri dan anak-anaknya, Ayah. Miss You. Ku simpan ayah dihati dengan doa yang senantiasa mengiringi. Lanjutkan dengan ketakjubanku pada sosok laki-laki yang kulihat pagi tadi. Kugambarkan sosoknya yang terlihat oleh mata. Dari wajahnya kutaksir usianya sekitar 28-35 tahun. Terlihat tampan dan gagah denga pakaian dinas. K...

CERPEN GLOBAL DIALOG

Kartini Menangis Oleh SURIYATI Kebebasan hak wanita, bukankah sudah diperjuangkan seorang pahlawan bernama Kartini?. Tapi kenapa masih ada saja perbudakan wanita di negara ini. Haruskah wanita menyalahkan Megawati Soekarno Putri. “Ahh entahlah aku tak mengerti tentang kebebasan wanita dinegara ini” gerutu Aisyah dalam hati. Dia terus melangkahkan kaki menuju kos-kosan, setelah menghabiskan 4 jam diruang kuliahnya. Langkahnya terhenti saat mendengar sebuah suara menyerukan namanya. Dia menoleh dengan cepat. “Siapa ya?” Tanya Aisyah seraya tersenyum karena merasa tidak mengenali sosok yang memanggilnya. Seorang gadis bertubuh sangat kurus tinggi, mengenakan gamis, kepalanya dibalut dengan pashmina ber warna senada baju yang digunakannya. “Aku Riana. Masih ingat? Teman sekelasmu saat SD!” Wanita dihadapan Aisyah mengulurkan tangannya, walaupun masih bingung Aisyah menyambut tangan itu dan mengenggamnya hangat. Matanya masih menatap Riana, dari ekspresinya terlihat sepertinya...

Diary Comel

RINDU,   INI BAPAK KU Pada sosoknya yang mulai menua, masih terlihat bias-bias ketampanan meski kerut wajahnya kian bertambah, badannya yang tegap kini mulai melemah, perutnya yang gendud mulai sedikit bergelambir. Meskipun begitu, di mataku dia tetap Pria tanggguh yang bijaksana, suami yang selalu berlemah lembut dengan isterinya, ayah terbaik yang selalu mendidik dan tidak pernah memarahi putra putrinya, kepala keluarga yang selalu tahu bagaimana menasehati dengan cara yang terbaik. Dialah bapakku. Raja yang tahtanya tidak pernah tergantikan dihatiku. I love u bapak :* Demi pendidikan dan masa depan,   kuhabiskan 6 tahunku tanpa makan malam bersama keluarga. Tiga tahun masa SMA, kuhabiskan waktuku dirumah paman, selanjutnya kujalani tiga tahunku di pulau perantauan. Tahu bagaimana rasanya rinduku? Entahlah, aku sendiri sulit menggambarkannya. Kuharap, waktu berjauhan ini segera berakhir, aku ingin kembali bersama mereka yang paling kucinta. Aku ingin kembali meras...