Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Cerpen

Blogpost ini dibuat dalam rangka mengikuti Kompetisi Menulis Cerpen “Tertib, Aman dan Selamat Bersepeda Motor di Jalan” #Safetyfirst yang diselenggarakan oleh Yayasan Astra-Honda dan Nulisbuku.com NAMA KEMATIAN DIATAS JALAN Oleh: SURIYATI “Bun, Riyad pergi dulu ya. Assalamualaikum”. Pamit Riyad pada bunda sambil mencium tangan bunda takzim. “Iya sayang, hati-hati ya nak. Jangan kebut-kebutan!” Pesan bunda sambil mengusap kepala putra semata wayangnya. Riyad hanya membalas kata-kata bunda dengan senyuman dan anggukan kepala. “Daaa.. bunda” Riyad melambaikan tangannya. Setelah motor Riyad keluar dari pagar rumah, bunda baru tersadar putranya tersebut tidak menggunakan helm. Bunda berteriak-teriak, tapi apalah daya suara bunda yang tak seberapa hilang tertelan desingan motor Riyad. Bunda menggeleng melihat putranya yang tidak pernah mau untuk mengenakan helm ketika ke sekolah. Setiap kali diingatkan agar menggunakan helm, Siswa kelas 2 SMK itu hanya tersenyum dan menjawab...

CERPEN GLOBAL DIALOG

Kartini Menangis Oleh SURIYATI Kebebasan hak wanita, bukankah sudah diperjuangkan seorang pahlawan bernama Kartini?. Tapi kenapa masih ada saja perbudakan wanita di negara ini. Haruskah wanita menyalahkan Megawati Soekarno Putri. “Ahh entahlah aku tak mengerti tentang kebebasan wanita dinegara ini” gerutu Aisyah dalam hati. Dia terus melangkahkan kaki menuju kos-kosan, setelah menghabiskan 4 jam diruang kuliahnya. Langkahnya terhenti saat mendengar sebuah suara menyerukan namanya. Dia menoleh dengan cepat. “Siapa ya?” Tanya Aisyah seraya tersenyum karena merasa tidak mengenali sosok yang memanggilnya. Seorang gadis bertubuh sangat kurus tinggi, mengenakan gamis, kepalanya dibalut dengan pashmina ber warna senada baju yang digunakannya. “Aku Riana. Masih ingat? Teman sekelasmu saat SD!” Wanita dihadapan Aisyah mengulurkan tangannya, walaupun masih bingung Aisyah menyambut tangan itu dan mengenggamnya hangat. Matanya masih menatap Riana, dari ekspresinya terlihat sepertinya...

BM'V

Coret-Coret  Lagi dan lagi. Alhamdulillah, kita diberi kesempatan lagi. Kita belima akan melangkahkan kaki di sana Bengkalis! Tempat itu sudah kita sambangi bersama. Kita pernah menghirup udara disana, menikmati matahari dan bulan diatas langitnya. Masih ingat? Kurang lebih satu tahun yang lalu, tepatnya di penghujung tahun 2014. Kita bersama melangkahkan kaki di atas tanah Bengkalis untuk sebuah tugas kuliah, Praktik Lapangan Bimbingan Konseling Karir. Alhamdulillah berkat ilmu yang dibekalkan selama perkuliahan serta kesempatan yang diberi oleh dosen kita, Bapak Rahmad. Kita bisa merasakan gimana asyiknya bikin seminar sambil nge-tes minat bakat anak SMA. Masih ingat gimana serunya? Berangkat hari Jum’at siang. Mampir dijalan karena Atok, Zumar sama Shukri pada sholat Jum’at, ngantri roro yang panjang hampir sejam, Selfi-selfi diatas kapal, jalan-jalan malam, nongkrong sesorean dipantai, Makyam nangis di mobil pas ditanyain soal meninggal. Di isi dengan ...